Temanggung – Jalur utama di wilayah Jawa Tengah yang melintasi Kabupaten Temanggung kini siap dilalui oleh para pemudik yang ingin merayakan Idul Fitri 1446 H/Lebaran 2025.

Sarmono, seorang pengawas lapangan dari Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi (BPJP) Wonosobo Dinas Bina Marga di Jawa Tengah, mengungkapkan pada hari Minggu bahwa jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan, seperti lubang dan aspal yang pecah, telah diperbaiki supaya arus mudik dapat berlangsung lancar.

Menurutnya, semua masalah yang ada di jalur mudik alternatif sudah ditangani dengan baik, termasuk rute ParakanPatean, TemanggungKaloran, TemanggungParakan dan KrangganPringsurat.

“Perbaikan telah dilakukan di empat segmen jalan dengan total panjang 54 kilometer. Segmen tersebut terdiri dari ParakanPatean (23 km), TemanggungKaloran (17 km), KrangganPringsurat (8 km), dan TemanggungBulu (6,8 km),” ujarnya Pttogel.

Ia menambahkan bahwa semua lubang dan retakan kini telah ditutupi, sehingga para pengguna jalan bisa melintas dengan lebih aman.

Perbaikan tersebut dilaksanakan dengan cara menambal untuk menutup lubang dan bagian jalan yang rusak serta bergelombang.

“Alhamdulillah, hingga saat ini jalan yang berada di wilayah provinsi pada empat segmen di Temanggung sudah ditangani, dengan semua lubang dan retakan tertutup,” lanjutnya. Di sisi lain, mengingat curah hujan yang masih tinggi di daerah Temanggung, mereka telah menyiapkan petugas untuk melakukan penambalan jika dibutuhkan selama arus mudik berlangsung.

Ia juga menegaskan bahwa jalur mudik yang melewati Kabupaten Temanggung ini adalah rute alternatif yang menghubungkan Jawa Barat dan Jakarta ke Yogyakarta serta Jawa Timur, dan sebaliknya. Jalur ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan di jalur Pantura dan Selatan Jawa.

You May Also Like

More From Author